EVALUASI HASIL BELAJAR SENI RUPA

KUMPULAN SOAL – SOAL DAN MATERI PELAJARAN SENI RUPA  SMP dan SMA

Dibuat untuk melengkapi tugas Evaluasi

 

Disusun oleh:

 

Nama                :        POSMAN SAMUEL PANJAITAN

NIM                   :        071222610012

Kls                     :        A

 

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2011

 

 

 

 

 

 

 

KISI – KISI SOAL

No

PokokBahasan / KD

BentukSoal

Tingkat Kesulitan

Jumlah

Keterangan

  Pilihan

ganda

Essay

Test

      Mudah Sedang Sulit Soal  
1 Sejarah Seni Rupa

12

   3

-

-

15

Soal nomor 1 sampai nomor 12 Adalah pilihan berganda. Soal nomor 96-98 adalah essay test .
2 Bahan yang dipakai

15

   3

-

-

18

Soal nomor  13-27adalah pilihan berganda. Soal nomor 99-101 adalah essay test.
3

4

5

Tehknik yang dipakai

Estetika

Apresiasi karya seni rupa

.

16

20

32

3

4

7

-

-

-

-

-

-

18

24

39

Soal nomor 28-43 adalah pilihan berganda. Soal nomor 102- 104 essay test.

Soal no 44-63 adalah pilihan  berganda. Soal nomor  105- 108 adalah essay test.

Soal  nomor 64- 95 adalah  pilihan  berganda. Soal  nomor  109- 115 essay test.

.

 

 

 

 

 

 


I. LINGKUP SENI RUPA AWAL

A. AKAR SENI RUPA PADA MASA PRASEJARAH

Zaman prasejarah Indonesia terdiri atas :

  1. Zaman Paleolithikum ( zaman batu tua )
  2. Zaman Mesolethikum ( zaman batu madya )
  3. Zaman Neolethikum ( zaman batu muda )
  4. Zaman Megalithikum (zaman batu besar )
  5. Zaman Perunggu

Perkembangan seni prasejarah Indonesia sejak zaman batu tua hingga zaman perunggu, diperkirakan dimulai sejak 8000 SM hingga 500 SM. Dan zaman perunggu berakhir hingga awal abad 1 M.

Hasil-hasil peninggalan zaman paleolithikum ( zaman batu tua ) adalah berupa benda- benda pakai dari batu, kayu, dan tulang-tulang binatang. Tempat tinggal belum menetap; masih berpindah-pindah dan belum mengenal pakaian.

Pada zaman mesolethicum ( zaman batu madya ) alat-alat pakai seperti kampak, batu, dan senjata pemburu mulai berbentuk dan peradapan manusia mulai nampak. Masyarakat mulai hidup menetap disatu tempat. Mulai memelihara ternak, bertani. Mereka sudah mulai bermasyarakat dan telah mulai menggunakan api untuk membakar makanan dan keperluan lainnya.

Zaman Neolithicum ( zaman batu muda atau zaman batu baru ), kehidupan manusia pada zaman ini sudah lebih maju. Alat pakai seperti kampak, mata panah dipilih dari jenis batu yang keras dan diaasah/diperhalus. Ada dua jenis alat mereka yakni kapak persegi dan kapak lonjong.Masyarakat telah mulai mengenal pakaian yang terbuat dari kulit kayu dan diberi hiasan yang sederhana.

Zaman perunggu: pada zaman ini alat pakai seperti kapak, kapak upacara, patung, dan lain-lain, sudah terbuat dari logam. Untuk mengerjakan alat ini ditempuh dengan proses cetak hilang (lost wax) dan proses acire perdu.Alat-alat peninggalan yang penting adalah kapak corong (kapak sepatu), candrasa (dari P.Rote), nekara, Moko serta bejana-bejana perunggu hiasan-hiasan berupa ornament binatang gajah, katak, burung, hiasan geometris, segi tiga tumpul, pilin tunggal, dan pilin berganda.

B.     AKAR SENI RUPA PADA MASA SEJARAH

Tradisi  atau kebiasaan yang khas di setiap daerah  juga memunculkan karya seni rupa. Leak wilayah, waktu, dan kehidupan social budaya. Menjadi fakor penyebab keragamn karya seni .Perbedayan budaya penduduk Nusantara dari satu pulau ke pulau lainnya maupun perbedaan antara suku yang satu dengan suku yang lainnyamenghasilkan ekspresi benda benda seni yang mereka hasilkan. Persamaan yang muncul hanyalah dari sudut kepentingan. Dari sudut ekspresi, persamaan yang tampak adalah adanya kecenderungan unuk membuat abstraksi darii seiap objek yang digambar.

Seni Rupa Trradisi ini dap dikelompokkan ke dalam seni lukis, seni gerabah, seni prasasti, seni arsitektur, seni arca, dan seni kriya.

Seni Lukis dan Seni Hias

Di Nusantara, seni lukis atau hias memegang peranan penting sejak zaman prasejarah sampai pada zaman sekarang. Pola lukis di Nusantara mempunyai banyak keberagaman, terutama pola geometric yang mempunyai sifa universal. Pola geometric ini antara lain berupa motif anyaman, umpal, meander, lingkaran, tanggatitik-titik, garis-garis lurus, pilin berganda, swastika, huruf S, dan sebagainya. Pola geometrik adalah polahias tradisionalyang selalu memegang peranan. Pola ini mengandung  ari social, geografis, dan religius.

Tembikar atau Gerabah

Gerabah ini mulai berperan pada masa manusia mengenal bercocok tanam dan mengalami kemajuan teknik pada masa perundagian. Benda ini umumnya digunakan sebagai tempat menyimpan makanan, masak,menyimpan air, danjuga digunakan sebagai bekal kubur. Pada masa ini, gerabah masih sangat sederhana dalam pembuatannya dan kebanyakan tidak punya pola hias. Kalaupun ada polanya masih sederhana.

Prasasti

Dikenal mulai berdirinya kerajaan-kerajaan, di nusantara dan pengaruh dari india, hingga kini hanya ditemukan prasasti pada batu saja. Fungsi prasasti ini biasanya digunakan sebagaipengabdian atas  sebuah peristiwa yang amat terasa penting, misalnya penobatan raja, penaklukan wilayah, dan perukaran utusan untuk sebuah kepentingan tertentu.

Arsitektur

Seni arsitektur atau seni bangunan juga menjadi tapak jejak budaya yang cukup khas dan mengagumkan di Nusantara ini. Dilihat dari segi fungsinya, arsiektur setidaknya dapat dikelompokkan menjasi dua, yakni bangunas sacral, misalnya empat pemujaan atau tempat ibadah, meskipun secara lahiriah mengambil bentuk dari India, inti pemujaan nenek moyang  masih memegang perananpening. Sementara itu, bangunan profan antara lain berupa istana, rumah-rumah inggal, saluran air, dan sebagainya.

Patung atau Arca

Patung- patung atau arca ini umumnya dibuat atas kebutuhan untuk beribadah, namuna ada juga yang bukan. Selain itu,  seni patung yang kebanyakan ditemukan sagat erat

hubungannya dengan bangunan candi atau tempat-tempat pemujaan. Patung-patung ini ada yang trpisah dari bangunan, artinya erdiri sendiri, ada juga yang menyatu dengan bangnan, paung ini kerap disebut pula sebagai relief.

Kriya

Seni kriya berkembang pada mas klasik. Seni yang satu ini  dikerjakan oleh suatu golongan yang kerap disebut dengan para pengrajin. Dari peninggalan-peninggalan purbakala yang sampai pada kita ,dapat diketahui bahwa para pengrajin ini membuat alat-alat, baik untuk keperluan sehari-hari maupun untuk keperluan upacara. Bahan-bahan yang dipakai dapat digolongkan anara lain sebagai berikut.

  1. Bahan tanah Liat atau Terra Cotta
  • Untuk keperluan sehari-hari: bak air, kendi, guci, pelita, celengan, boneka, miiatur bangunan, sarran-saluran air, genting,dan lain-lain
  • Untuk keperluan-keperluan upacara: benuk- bentuk stupika yang biasanyabersi materi dengan mantra-mantra agama Budha atau relief panteon Budha. Benda ini banyak ditemukan di candi Borobudur, di Bayuwangi, di Palembang, dan di Pejeng.

2.Bahan Perunggu

  • Untuk keperluan sehari-hari: lampu, gayung, dandang, mangkuk, sendok, tempat wewangian, cermin, dan lain-lain.
  • Unuk keperluan upacara: wajra (peralatan upacara unuk pendeta), gena berhiaskan cakra, lembu, naga, dan lain-lain.

3. Bahan Logam Mulia

  • Untuk keperluan sehari-hari: cincin, anting-anting, gelang, bandul kalung, dan bodong. Terkadang, benda-benda ini diberi permata warna merah,putih, ataupun warna hijau.
  • Untuk keperluan upacara: biasanya banyak diemukan  dalam pei batu berupa bentuk kura-kura, bunga, garuda, lembu, kadang juga berbentuk topeng atau wayang.

PERKEMBANGAN SENI RUPA HINDU-BUDDHA JAWA TENGAH,JAWA TIMUR,ISLAM,CINA,KLASIK INDONESIA

 

Kesenian hindu budha Indonesia adalah corak seni yang berkembang di indonsia sejak datangya orang-orang india yag memelk agama hindu budha dan mendirikan kerajaan di jawa, antara abad ke-6 hingga abad ke-15M yakni masa-masa akhir pemerintahan kerajaan majapahit.

Karena perkembangan kesenian hindu budha lebih dominan di jawa ,ditandai banyaknya candi-candi,arca/patung,relief maupun sni hias yang ditemukan hingga dewasa ini,maka kesenian hindu budha indnesia lebih tepat disebut sebagai kesenian hindu budha jawa.

Pengertian candi adalah istilah yang dipakai untuk menyebutkan semua jenis bangunan peninggalan agama hindu dan budha yang terdapat di indonsia ,sejak awal masuknya orang-orang india sampai akhir  masa kerajaan majapahit di abad ke-15.

Sedang arti khusus cani adalah bangunan sebagai tanda peringatan yang terbuat dari batu yang tersusun sedemikian rupa, yang berhubungan erat dengan kematian . dan didalam bangunan candi tersebut ditanamkan abu jenazah orang (seorang raja) yang telah meninggal, dan atasnya didirikan sebuah patung sebagai bentuk perwujudan raja yang meninggal. Patung perwujudan tersebut sebagai seorang dewa hindu.

Bagian-bagian dari candi

  1. Kaki candi

Disebut soubasement. Bentuknya bujur sangkar dan pada salah satu sisinya terdapat tangga jenjang. Bagian kaki candi ini adlah tempat menyimpan abu jenazah. Karena itu bagian ini disebut dunia bawah (bhurloka)

2. Badan candi

Terletak diatas soubasement, bentuknya merupakan bentuk kubus,yang bentuknya mengikuti bentuk dasar candi. Dalam tubuh atau badan candi terdapat ruangan untuk mendirikan patung. Sedang pada sisi luarnya terdapat teras yang dikelilingi pagar. Teras ini berfungsi untuk berpradhaksina yakni berjalan  mengelilingi badan candi. Bagian dinding badan candi terdapat relief. Badan candi ini melambangkan dunia antara (bhurwaloka).

3. Kepala candi

Disebut juga sikara, atau atap candi. Bentuknya segitiga, dan pada bawah atap terdapat lengkung semu. Puncak kepala candi dihiasi dengan ratna I (mahkota). Bentuk bangunan  candi biasanya merupakan lambang gunung  meru (mahameru), yakni gunung yang dianggap sebagai tempat bersemayam para dewa. Kepala candi melambangkan dunia atas (swarloka)

Bohdisatwa yang terkenal yakni Awalokitecwara, Maitreya, dan Manjucri .Dan   Dewi yang tertinggi dalam agama Buddha adalah Prajna Paramita yang artinya ilmu yang tidak terukur tingginya.

  a. Awalokitecwara adalah seorang bodhisatwa yang banyak dipuja. Ditangan kiri memegang setangkai bunga teratai merah dan tangan kanan menunjukkan sikap wara mudra ( member hadiah ). Karena ia memegang teratai merah ia juga sering disebut padmapani.

b. Maitreya adalah seorang bodhisatwa, yang kelak ia akan menjelma menjadi manusia Buddha. Tanda-tandanya adalah pada mahkota terdapat stupa kecil, dan ia juga sering memegang tangkai nagapusha (kembang sepatu).

c.Manjucri ditandai dengan sebuah buku yang berwujud kelopak teratai biru (utpala) yang dipegang pada tangkainya. Kadang-kadang buku ini dipegang ditangan kiri yang dikepakkan didadanya. Pada tangan kanan memegang pedang yang diacung ke atas.

Dewa utama yang dipuja oleh agama hindu dan dapatdikenal dari bentuk atributnya (lambing)

a.Dewa Ciwa sebagai mahadewa

b. Dewa Ciwa sebagai Mahakala

c. Dewa ciwa sebagai Agatsya (mahaguru)

Fungsi sebuah patung dalam sebuah candi, terdiri atas:

a.sebagai alat penolong dalam samadi,

b. sebagai bentuk hiasan,

c. sebagai bentuk perwujudan.

Patung atau arca dalam agama hindu dikenal 3 oknum, yang disebut TRIMURTI,yaitu:

  1. Patung Dewa Brahma,
  2. Patung Dewa Wishnu,
  3. Patung Dewa Ciwa.

Dalam seni percandian hindu-buddha di jawa tengah dan jawa timur memiliki perbedaan, yaitu :

Jawa tengah

Pendek dan gemuk

Candi induk diletak ditengah halaman

Pintu gerbang dan pintu utama menghadap ke timur

Jawa Timur

Ramping dan tinggi

Candi induk diletak agak belakang

Pintu utama ruang menghadap ke barat

Bangunan candi prambanan adalah salah satu bangunan candi hinduyang didirikan dinasti sanjaya pada akhir kekuasaannya dan termasuk kelompok bangunan candi zaman peralihan atau zaman restaurasi. Corak bangunan candi Prambanan merupakan acuan bangunan candi hindu Jawa Timur.

Agama islam pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 7- 8, melalui perdagangan yang dilakukan para pedagang bangsa arab, Persia, Turki, India, (Gudjarat). Daerah yang pertama didatangi oleh para pedagang tersebut adalah daerah sumatera bangian utara, yakni samudra Pasai Aceh.

Perkembangan agama islam Indonesia secara umum telah dimulai sejak abad 12 – 15, yakni masa berakhirnya kerajaan Majapahit dan munculnya kerajaan Isla Demak dan Mataram.

Seni islam di Indonesia adalah merupakan percampurbauran (akulturasi) dengan seni Hindu-Budha, yang tela lebih dahulu berkembang sebelum masuk islam. Ini membuktikan adanya bangunan – bangunan candi serta stupa yang merupakan dasar dan bentuk bangunan masjid pertama pada masa wali di jawa dan dilengkapi bentuk atap limas tumpang yang bentuknya segi tiga kerucut.

Corak corak seni hias Hindu juga dominan penggunaannya dalam seni hias islam. Misalnya, hiasan – hiasan bergulung atau lengkung berganda, hiasan tumpal, hiasan pilin, hiasan meander, yang dipakai sebagai interior dan ekterior bangunan mesjid, bangunan kuburan, gapura, pintu masuk istana.

Seni rupa islam Indonesia memiliki keteratasan, karena ada bidang – bidang seni rupa tertentu (penggambaran mahluk hidup dalam bentuk relief dan patung) yang tidak diperkenankan oleh aturan agama islam. Bidang  seni yang diperolehkan adalah seni bangunan,  seni kerajinan, seni hias dan sei tulis indah (kaligrafi Arab).

Seni budaya Cina memiliki pengaruh dalam perkembangan kesenian Indonesia khususnya bidang seni rupa. Pengaruhnya terdapat dalam seni bangunan, seni ukir/pahat, pertukangan, seni hias. Seni bangunan Cina, memiliki bentuk atap lengkunng berganda. Pada ujung atap tiangkat kedua, diberi hiasan ular naga (kiri – kanan) menghadap tengah.

Seni klasik Indonesia adalah suatu corak seni tradisi yang bersumber dari seni Hindu-Budha, yang telah mencapai puncak perkembangannya dan tidak pernah luntur sepanjang masa.

Karya seni klasik Indonesia ditemukan dalam bentuk seni topeng, seni wayang, seni kerajinan ukir dan seni batik.

Ada delapan macam pola batik yang banyak dikeanal, yakni : pola banji, ceplok, Ganggong, Kawung, parang, Garis miring, anyaman dan pola semen. Secara garis besar seni batik dikenal tiga corak yakni: corak yogyakarta, solo dan talanggung. Motif –motif keluaran daerah ini terpengaruh oleh motif hiasan Hindu – Budha Indonesia. Warna dasar hitam, biru, putih dan coklat (sogan). Kedua, daerah pantai Utara, yakni Pekalongan, Cirebon Jawa Barat, warna – warna mera, hijau, kuning, emas, ungu, coklat, dengan pola – pola hias yang lebih bebas yang bersumber dari tiruan alam, misalnya burung, tumbuh – tumbuhan dan motif lainnya. Ketiga, daerah pembatikan Cirebon Jawa Barat, warna – warna serta motif hiasannya banyak terpengaruh oleh kesenian cina dan islam. Motif hiasannya terdiri dari awan, gunung, batu – batuan, pohon – pohonan, dan jenis tumbuhan lain yang bentuknya agak realistis.

  1. . ESETIKA

Istilah Esteika baru muncul ahun 1750 oleh seorang filsuf minor bernama A. g Baumgarten (1714-1762). Istilah itu diambil dari bahasa Yunani kuno, aistheton, yang berarti “kemampuan melihat lewa penginderaan”. Baumgaren menamakan seni itusebagai termasuk pengetahuan sensoris, yang dibedakan dengan logika yang dinamakannya pengeahuan intelektual. Tujuan esetika adalah keindahan, sedang tujuan logika adalah kebenaran. Tetepi karna karya seni tidak selalu ‘indah’ seperti dipersoalkan dalam estetika, maka diperlukan suatu bidang khusus yang benar-benar menjawab tentangapa hakeka seni itu.

Dengan demikian dikatakan bahwa estetika merupakan pengeahuan tenteng keindahan alam dan seni. Sedangkan filsaft seni hanya merupakan bagian eseika yang khusus membahas karya seni. Berdasarkan pendapat umum, esteika diartikan sebagai suatu cabang filsafat yang memperhaikan berhubungan dengan gejala indah pada alam dan seni. Pandangan ini mengandung pengerian yang sempit.

Esteika yang berasal dari  bahasa Yunani “aistheika” berarti hal-hal yang diserap oleh panca indera. O;eh karena itu, esteika sering diarikan sebagai persepsi indra (sense of perception). Penggunaan kata “Estetika” berbeda dengan “filsafat keindahan” , karena eseika kini idak lagi semata-mata menjadi permasalahan filsafati. Di dalamnya menyangkut bahasa ilmiah berkaitan dengan karya seni, sehinggan merupakan lingkup bahasan ilmiah.

2. APRESIASI

Kita perlu mengerti dan mengenal lambing dan symbol dan karya seni, agar dalam mengapresiasinya kita mampu mempertajam rasa seni kita . Dengan demikian, kita dapat belajar dan menggali banyak hal dari kekayaan karya seni pada umumnya dan karya seni tadisional pada khususnya.

3. HURUF

Huruf merupakan alat komunikasi yang penting dalam sejarah manusia. Dengan ditemukannya huruf kita dapat mencatat dan berhubungan dengan orang lain, mewariskan pikiran dan pertemuan untuk didipelajari dan dikekembangkan oleh generasi berikutnya.

a.1. Piktografi

adalah berupa gambar dengan hanya satu objek tertentu saja.

a.2. Ideografi

adalah  tulisan yang mengungkapkan gagasan atau suatu bentuk lambing dengan arti yang luas.

a.3. Tulisan patah (Broken Charakters)

dalam perkembangannya huruf dituliis semakin banyak jumlah dan jenisnya. Pada masa  Renaisanse (abad ke-16) dan masa Barock yang mengikutinya,jenir huruf paah berkembang menjadi huruf ulisan dan cetakan. Jenis tulisan-tulisan itu adalah Schawabacher dan Fraktur. Sementara itu di Eropa (abad ke-15 sampai 16) ada usaha menggali lagi huruf Romawi yag sudah tua unuk digunakan kemali. Hasil dari usaha ini terciptalah jenis huruf baru yang diberi nama huruf Garamond (1540) diciptakan oleh Claude Garamond ( Prancis).

a.4. Tulisan Grastesqu dan Egyptian

Sekitar abad ke-19, diciptakan dua jenis huruf baru dengan garis-garis yang sepadan dan lengkap, yaitu jenis huruf Grosesque (san-serif) dan Egyptian (beton).

a.5. Jenis Huruf Baru

Bersamaan dengan kemajuan modernisasi dunia, huruf-huruf baru dirancang untuk kepentingan barang produksi. Hal ini terjadi karena ada usaha untuk mencaribentuk huruf yang epa(sesuai) dengan kharakter barang produksi.

  1. LOGO

Merupakan suau karya seni yang memiliki peran hamper menyerupai peran huruf. Logo dalam keutuhannya berperan sebagai lambing atas suatu peran?sosok tertentu.

SIMBOL DAN LAMBANG MOTIF HIAS NUSANTARA

1. IRIAN

Di Irian banyak ditemukan beraneka ragam bend yang merupakan hasil karya  penduduk asli. Benda-benda ersebut berupa benda pakai (karya seni terapan) yang dihiasi dengan berbagai ragam hias geometris. Dengan dilandasi peranan religious ( dalam upacara-upacara riual), benda yang diciptakan menjadi media(sarana) penghubung manusia dengan roh (mbii). Kita ambil sebagai conoh, misalnya Inbroto. Inbroto merupakan patung totem yang dibuat dalam rangka(sebagai bagian dari) upacara pelepasan roh ke alam gaib. Oleh karena penekan pada unsure magis tersebut, setiap bentuk yang diciptakan oleh mereka dianggap bertuah.

2. TORAJA

Ragam hias Kabong-ngo  dari oraja bersifat simbolis. Ragam hias ini menjadi symbol satus social pemiliknya, Kabong-ngo merupakan hiasan dari tanduk, semakin banyak tanduk yang dimiliki derajat atau staus social pemiliknya. Pa’Katik: Ragam hias ini menyerupai bentuk paruh ayam jantan sebagai lambing kepahlawanan atau kebesaran kaum bangsawan. Pollo Goyang: Ragam hias ini berbentuk keris emas yang menyaakan kekayaan dan kesejahteraan sang arwah dan member uah kepada yang masih hidup. Pa’ bunga: Ragam hias ini berbentuk ukiran yang melambangkan peningnya pengeahuan bagi manusia.

3. MALUKU

Ragam hias di daerah kepulauan Maluku tidak banak ditemukan dalam bentuk benda pakai(seni terapan), melainkan dalam benuk karya seni paung. Berdasarkan bentuk dan fungsinya patung-patung dikelompokkan menjadi:

  • Patung moyang

Patung ini diletkkan di atas tiang perahu. Patung ini sangat dihargai.

  • Patung keluarga

Setiap anggota yang sudah meninggal dibuatkan patung dan dileakkan diatas dulang yang kemudan disimpan di atas loteng

  • Patung penjaga patuanan

Patung ini diletakkan pada batas daerah usaha(pekarangan aau kebun)dengan maksud)agar hasil yang diperoleh dilindungi dari segala gangguan.

4. KALIMANTAN

Pakaian masyarakat Kalimantan secara ringkas dapat digolongkan dalam tiga kelompok:

  • Pakaian upacara
  • Pakaian perang
  • Pakaian sehari-hari

Pakaian-pakaian adat masih dapat kita temui saat mereka mengadakan pesta ahuanan.pakaian ada itu terdiri dari: ikat kepala, kain pendek, dan baju rompi. Pakaian ini biasanya dibuat sendiri dari benang katun atau manic-manik dengan warna warni serta sirat anyaan sesuai dengan isi jiwanya dan alam lingkungannya. Pakaian perang oleh merka digunakan dalam perempuran di medan laga. Pakaian ini terdiri dari: tutup kepala, baju dari kulit binatang, rompi, dan Mandau. Dengan adaya kebiasan unuk inggal dalam rumah nampak bahwa mereka sudah lebih maju dalam perkembangan, walaupun masih ada beberapayang berahan dalam rumah panjang.

Rumah suku Dayak Keramai dibangun tanpa bantuan paku. Mereka menggunakan ikatan ali rotan belah. Seiap rumah hanya berangga satu ini. Dengan hanya satu anga ini dimaksdkan agar angga tersebut muah diangka pada waktu malam hari.

Pada tangga ampak ukir-ukiran berupa kepala naga, tengkorak manusia, dan kepala hewan. Keberagaman ukir-ukiran ini menunjukkan adanya perbedaan suku.

5. JAWA

Masyarakat Jawa sangat  mengagungkan suatu karya yang memiliki nilai dan makna tertentuyang bersifatatau yang menjaga staus sosial. Keris dan wayang merupakan benda yang saling berpegangan (era berhubungan satu sama lain). Kiranya perlu dikeahui bawaa  seni keris dan wayang merupakan lanjutan masa islam. Keris merupakan kelengkapan busana seorang dalang. Selain itu, keris juga menjadi hiasan para okoh dewa, misalnya: Inra, Bayu,Wisnu,Brahma, Surya, Asmara, maupun Kamajaya. Masyarakat jawa masih beranggapan bahwa keris yang penug dengan ornament dan ragam hias tersebut memiliki uah sehingga tidak pantas unuk ‘direndahkan’.

SRUKTUR VISUAL SENI RUPA

Pada dasrnya komposisi adalah istilah untuk menyatakan perpaduan unsur-unsur pada karya seni. Demikian pula dalam seni rupa komposisi Nampak  pada pengaturan unsure karyanya.sruktur visual seni rupa meliputi:

a)      Kesebandingan (Proporsi)

b)      Keseimbangan (Balance)

c)      Keselarasan

d)     Irama

e)      Kontras

f)       Pusat perhatian ( Centre Point)

g)      Kesatuan

  1. PAMERAN

Merupakan suatu peristiwa penting dalam perkembangan seni rupa dan pembinaan masyarakat secara umum. Karena itu dibutuhkan banyak faktor pendukung agar ujuan mulia pameran tersebut tercapai dengan baik. Ada banyak faktor yang harus diatur dan dipersiapkan.faktor-faktor iu diolah pertama-tama dalam persiapan.

Secara umum sekurang kurangnya ada 3 tahap untuk melaksanakan suatu pameran, yaitu:

Persiapan

Persiapan pameran merupakan tahap pertama dalam menyelenggarakan suau pameran . Sekarang ini kia akan membahas tentang persiapan tersebut.

I.a. Pembentukan Panitia Pameran

Dalam kepanitiaan pameran, selain ada tim yang bertugas  mempersiapkan penyelenggaraan pameran, diperlukan juga  tim khusus yang menangani karya-karya seni yang hendak ditampilkan dalam pameran, waku dan tempat pameran, alokasi dan sumber-sumber dana, undangan,serta penyediaan sarana-sarana yang lain demi terselenggaranya pameran. Tugas utama dari tim adalah:

  • Menyeleksi karya yang akan dipamerkan
  • Menentukan penjaga pameran
  • Menata ruang pameran
  • Mempersiapkan bahan untuk publikasi dan dokumentasi.

I.b. Menentukan Karya Yang Akan Dipamerkan

Langkah pertama yang dilakukan oleh tim penyeleksi karya adalah menginventariskan karya yang akan dipamerkan. Karya seni merupakan hasil olahan ekspresi seseorang ataupun hasil olahan ekspresi seseorang ataupun  hasil karya seswa dari sekolah tersebut; karena itu perlu dijaga dengan sebaik-baiknya . katalog adalah daftar yang berisi nama pembuat karya dengan riwayat hidupnya secara sngkat, judul-judul karya yang akan dipamerkan. Ditinjau dari segi bentuknya katalog dibedakan atas dua macam:

* Katalog berbentuk buku

*  Katalog berbentuk folder, yaitu lembaran yang dilipat-lipat sehingga lebih kecil dari katalog berbentuk buku.

Agar lebih menarik, sebaliknya katalog diberi hiasan pada halaman depan seperti sampul buku. Pada halaman depan, di samping di buat hiasan juga ditulis judul,tempat, dan waktu pelaksanaan pameran.

I.c.  Penjagaan Pameran

Tugas penyeleksi berikutnya adalah membentuk tim penjaga pameran. Penjaga pameran tidak sekedar menunggui agar lukisan yang dipamerkan aman, tetapi perlu pengetahuan yang lebih tentang hasil karya yang dipamerkan. Tugas penjaga pameran antara lain:

  • Menyiapkan berbagai keperluan selama pameran berlangsung
  • Mengamankan karya-karya agar tidak rusak atau hilang (penjaga pameran bertanggung jawab atas keselamatan yang dipamerkan), dan
  • Memberi informasi kepada pengunjung yang memerlukan.

I.d. Ruang Pameran Dan Penataan Karya

Penataan karya hendaknya tidak lepas dari pengelompokan yang telah dibuat oleh tim penyeleksi. Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam menata ruang pameran;

  1. Menjamin Keindahan Ruangan
  • Jika kegunaan dan susunan tidak mengikat, sebaliknya penyusunan karya agar susunan tidak membosankan
  • Karya perlu dikelompokkan jika tidak terikat oleh unit-unit yang telah ditentukan. Misalnya bahan kain satu kelompok, dan sebagainya
  • Letakkan karya-karya sedemikian rupa agar tidak terlalu berdekatan dan memberi sudut pandang yang lebih luas untuk karya-karya tiga dimensi
  • Jika diperlukan, teks penyerta karya ditulis dengan jelas dan singkat, serta diletakkan di tempat yang mudah dilihat pengunjung
  • Untuk lebih memperindah ruang pameran, dapat juga diletakkan tumbuh-tumbuhan hias pada tempat tertentu.

2. Mengatur arus lalu lintas pengunjung

Pengaturan pengunjung bertujuan untuk menjaga agar sekalipun pengunjung banyak jumlahnya, tetapi  suasana apresiatif di dalam tetap terpelihara.

3. Membantu Memusatkan Perhatian Pengunjung

Untuk membantu pengunjung memusatkan perhatian beberapa hal yang perlu dilakukan:

  1. Atur jarak benda benda yang di pamerkan sedimikian rupa sehingga antara karya yang satu dengan yang lainnya tidak berebut perhatian para pengunjung
  2. Panil panil tempat memasang atau  menggantung karya yang dipamerkan sebaiknya jangan berhadapan dengan jarak yang terlalu dekar
  3. Jika dalam pameran tidak disediakan katalog, letakkan informasi tentang karya yang dipamerkan. Iinfo ini hendaknya memuat nama pencipta, judul karyanya, dan lain-lain
  4. Jita dalam pameran tersebut ada benda atau karya yang masih asing bagi pengunjung, tuliskan nama, kegunaan, pencipta, dan informasi lain-lain tentang karya itu.
  5. Dalam pameran, sangat dibutuhkan: keteraturan, kelengkapan informasi, dan alur yang lancar. Hal- hal inilah yang mendukung ketenangan agar para pengunjung tetap konsentrasi pada karya yang dipamerkan

I.e. Persiapan Publikasi Dab Dokumentasi

Jumlah pengunjung biasa dianggap sebagai salah satu ukuran keberhasilan pameran. Pameran yang bayak mengidentifikasikan adanya keberhasilan suatu pameran; karena dengan banyaknya pengunjung berarti minat pada pameran cukup besar. Banyak sedikitnya pengunjung sangat ditentukan oleh faktor publikasi dan informasi kepada khalayak ramai. Publikasi sebaiknya menarik perhatian, jelas,dan berisi judul (tema) pameran, penyelenggara waktu dan tempat, dan lain-lain. Selain publkasi dalam suatu pameran, diperlukan juga dokumentasi. Dokumentasi ini berisi catatan jumlah pengunjung, kesan-pesan, saran-saran dari pengunjung tertentu.

  1.  Pelaksanaan Pameran

Pameran sebaiknya diadakan secara resmi dengan acara pembukaan yang khusus pula. Untuk membuka pameran ini diberikan kesempatan kepada tamu undangan khusus yang diberikan kesempatan kepada tamu undangan khusus yang sudah ditetapkan.akhir acara pembukaan adalah pembukaan pameran yang bisa dilaksanakan dengan berbagai cara, misalnya, acara pengguntingan pita dan sebagainya.

  1.  Penutupan

Saat penutupan pameran hendalknya semua anggota panita hadir untuk membereskan segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan pameran.. selain itu penutupan pameran bukan hanya sekedar membubarkan acara, membersihkan atau membereskan ruangan, mengembalikan karya, dan lain-lain. Perlu di dalam iu suatu evaluasi atas pelaksanaan pameran tersebut. Disinilah perlunya mencatat pesan-pesan dari pengunjung untuk dijadikan sebagai bahan pengalaman dalam meningkatkan mutu pameran yang akan diadakan lagi.

C. PERKEMBANGAN SENI LUKIS DI INDONESIA

Seni lukis di Indonesia telah mulai dipekenalkan sejak barabad-abad lampausejak ditemukan lukisan-lukisan di gua-gua seperti gua leyang-leyang di Sulawesi Selatan, gua Abba, Risarot, Duri di pulau Kei Seram, dan beberapa gua di Papua.

Seni lukis modern Indonesia dipelopori oleh pelukis naturalisme Raden Saleh, kedatangan para pelukis Belanda ke Indonesia sekaligus membawa teknik pelukisan ala EROPA dengan memperkenalkan kanvas, cat minyak, dan teknik melukis dengan system perspektif.

Lahir organisasi kesenimanan sebagai jawaban atas berkembangnya pola pikir dan kemampuan melukis para pelukis pribumi. Lahir pula perkumpulan seniman dan perguruan tinggi seni di Indonesia yang mempercepat kemampuan dan wawasan seniman Indonesia dan berkembangnya ekspresi pribadi sebagai landasan penciptaan seni. Salah satu organisasi kesenimanan yang sangat terkenal pada saat itu adalah PERSAGI dengan tujuan untuk mengembangkan seni lukis dikalangan bangsa Indonesia, dengan mencari corak baru yang dapat ditempuh berbagai cara, antara lain melakukan sketsa dan melukis objek-objek alam Indonesia berupa bangunan candi, figure manusia asli Indonesia,PERSAGI berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan seni lukis Indonesia masa depan kearah seni lukis modern Kontemporer dan diberi penghargaan sebagai pelopor seni rupa dan seni lukis Indonesia, yang memiliki martabat dan harga diri. Dalam PERSAGI memiliki anggota yang dibagi dalam dua angkatan, yakni angkatan I (1973) terdiri dari S.Sudjojono, Sudiarso, Okto Djaja, Herbert Hutagalung, Suromo, Abdullasam, Surono. Angkatan II (1942), terdiri dari Emiria Sunassa, Basuki Resobowo, Barli, Kartono Yudhokusumo, Hendra Gunawan, Mohtar Apin, Sudarso, Kusnadi, Baharuddin MS, Rusli, Sudjana Kerton, Haryadi, Sudibjo, Affandi, Sularko, Moh. Hadi, Agus Djaja, Shidusisworo, Henk Ngantung, Sumitha, Saptarita Latif, Karyono, dan Hendro Djasmoro. 

 

SOAL PILIHAN BERGANDA

  1. Seni prasejarah disebut juga seni…..
    1. Seni modern                      c.  Seni primitif
    2. Seni tradisional                 d.  Seni kuno
  2. Berikut ini adalah beberapa zaman prasejarah, yang merupakan zaman tertua adalah;
    1. Neolitikum                  c.   Paleolitikum
    2. Mesolitikum                d.   Megalitikum
  3. Zaman dulu manusia purba tinggal untuk berteduh di….
    1. Gua                             c.   Rumah pohon
    2. Pondok                        d.   Rumah Adat
  4. Yang bukan termaksud karya rupa pada zaman prasejarah adalah:
    1. Chopper                      c.   Nekara
    2. Keris                            d.   Menhir
  5. Chopper merupakan kapak atau alat bantu untuk memotong yang terbuat dari batu yang tak bertangkai dan dibuat secara kasar terdapat pada zaman…
    1. Paleolitikum                c.    Neolitikum
    2. Mesolitikum                d.    Megalitikum
  6. Ditemukan dari manakah Chopper (kapak batu) di Indonesia?
    1. Lembah sungai Bengawan Solo                     c.    Sidorejo
    2. Pacitan                                                            d.    Sangiran
  7. Siapakah ilmuan yang menemukan sejumlah alat genggam dari batu yang bertangkai dan bentuknya masih kasar yang ditemukan di sebelah Panung Baksoka Pacitan (Jawa Timur)?
    1. Korigswold                 c.    Madeleine Colani
    2. Van Heekeren             d.    Van Stein Callenfes
  8. Pada zaman manakah telah ditemukan sejumlah gelang, kalung, dan cincin dari batu berwarna, serta pakaian dari kulit/serat kayu?
    1. Mesolitikum                c.    Neolitikum
    2. Paleolitikum                d.    Megalitikum
  9. Apakah fungsi Nekara pada zaman Logam?
    1. Tempat untuk memasak
    2. Pendamping mayat dalam kubur
    3. Alat tetabuhan pada upacara-upacara ritual
    4. Wadah untuk perhiasan
  10. Terbuat dari bahan apakah kapak Corong?
    1. Logam                         c.    Kayu
    2. Batu                            d.    Tulang-tulang
  11. Karya rupa pada zaman Megalitikum adalah sebagai berikut; kecuali
    1. Dolmen                       c.    Sarkopagus
    2. Menhir                         d.    Kapak Corong
  12. Apakah ciri karya rupa pada zaman Megalitikum?
    1. Terbuat dari batu dalam dimensi yang besar.
    2. Umumnya berupa benda dari batu dan tulang yang dikerjakan secara kasar.
    3. Peralatan berupa benda dari batu lebih halus.
    4. Terbuat dari logam.

13. Bahan – bahan di bawah ini dapat dijadikan bahan anyaman, kecuali

a. Kertas                                              c. Rotan

b. Daun kelapa                                                d. Purun

 

14. Seni lukis Suka Raja biasanya dibuat dengan menggunakan…

a. Bubuk warna terpentin dan vernis

b. Cat air terpentin dan sari warna

c. Cat air dan cat tembok

d. cat minyak dan terpentin

15. Jenis tanah yang dijadikan bahan dasar tembikar adalah…

a. Tanah merah                                    c. Tanah pasir

b. Tanah liat                                         d. Tanah humus

16. Wayang suket  berbahan dasar…

a. Kertas                                              c. Kayu

b. Jerami                                              d. Kain

17. Wayang yang berbahan dasar kertas adalah wayang…

a. Suket                                               c. Beber

b. Golek                                               d. Tenun

18. Bahan kerajinan anyaman yang paling kuat dan awet adalah …

a. rotan                                                            c. kertas

b. pandan                                             d. daun kelapa

19. Wayang yang berbahan dasar kayu dalam pembuatannya adalah wayang…

a. Orang                                               c. Golek

b. Kulit                                                d. Suket

20. . Bahan dasar pembuatan wayang yaitu….

a. Batu                                                 c. Tanah liat

b. Kulit hewan                                     d. Plastik

21. Patung suku Asmat lebih banyak menggunakan bahan…

a. Kayu                                                c. Tanah liat

b. Batu                                                 d. Semen

22. Patung berbahan dasar kayu biasanya diproduksi sebagai…

a. Monumen                                        c. Komoditas

b. Benda pakai                                                d. Persembahan

23. Bahan utama yang digunakan untuk membuat patung adalah…

a. Tanah liat                                         c. Batu

b. Kayu                                                d. Karet

24. Relif pada umumnya berbahan dasar…

a. Kayu                                                c. Kain

b. Karet                                               d. Semen

25. Ukiran biasanya menggunakan bahan dari…

a. Batu                                                 c. Kain

b. Kayu                                               d. Semen

26. Bahan dasar dari tenun adalah…

a. Serat / benag                               c. Kertas

b. Kapas                                              d. Kain

27. Seni lukis tradisional Papua biasanya menggunakan media berupa…

a. Kulit kerang                                     c. Kulit hewan

b. Kulit kayu                                       d. Batu

28. Teknik pembentukan keramik dengan tangan disebut juga…

a. Han making                                     c. Handycraft

b. Hand made                                      d. Hand building

29. Teknik pijit disebut juga dengan teknik…

a. Menggulung                                    c. Pinching

b. Coiling                                             d. Slaping

30. Teknik pembuatan keramik dengan pisau sebagai alat utamanya adalah teknik…

a. Butsir                                               c. Throwing

b. Coiling                                             d. Hand building

31. Teknik cetak disebut juga dengan…

a. Casting                                            c. Coiling

b. Butsir                                               d. Throwing

32. Patung dari besi biasanya dibuat dengan menggunakan teknik…

a. Cetak                                               c. Konstruksi

b. Potong                                             d. Las

33. Teknik pembuatan kerajinan ukir dilakukan dengan cara…

a. Membentuk                                     c. Teknik las

b. Mengukir                                         d. Menganyam

34. Membuat benda kriya dengan cara menggurangi bahan, disebut…

a. Membutsir                                       c. Cor

b. Anyam                                             d. Ukir

35. Menganyam dengan mengangkat satu tumpang satu disebut …

a. anyaman sasak                                 c. anyaman mata bintang

b. anyaman bilik                                  d. anyaman lilit

36. Pada tehnik cukilan biasanya bahan yang kita gunakan adalah …

a. cat pewarna, pelepah pisang, kain, triplek, dll

b. kanvas, cat minyak, kuas, minyak cat, dll

c. triplek, pisau/cutter, paku, kayu, berbagai macam ukuran tatah

d. daun yang kasar, pewarna, kertas gambar, pigura.

37. Mencetak untuk membuat gambar atau tulisan dengan bentuk dan warna yang sama dan dalam jumlah yang banyak adalah pengertian dari cetak …

a. dalam                                               c. datar

b. saring                                               d. tembus

38. Berikut ini yang bukan merupakan tahapan membatik adalah …

a. membatik kerangka pola

b. ngisen-iseni : memberi isi pada corak batik

c. nerusi, yaitu : membatik di sebelah muka kain

d.jawaban a, b, dan c benar

39. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggambar kepala, kecuali …

a. bagian pertengahan atas dibagi atas 3 bagian

b. mulut terletak pada pertengahan antara bagian bawah hidung, dengan dagu

c. penggambaran kepala dibuat bulatan seperti telur

d. letak bagian bawah hidung diperkirakan setengah jarak dagu dengan garis mata

40. Yang dimaksud dengan teknik arsir adalah teknik mengagambar dengan….

a. Menarik garis tipis tipis

b.Menutup dengan warna tipis

c. Memberi efek bayangan dengan tinta

  1. Memberi bayangan transparan

41. Teknik dalam gambar bentuk dengan cara menggunakan cat air dengan sapuan warna tipis/transparan disebut…..

a. dusel

b. pointilis

c. aquarel

d. linear

42. Teknik menggambar dengan titik-titik adalah….

a. dusel

b. pointilis

c. plakat

d. arsir

43. Arsir yang menghasilkan efek tebal tipis yang rata adalah….

a. acak

b. gradasi

c. searah

d. silang

44. Unsur paling penting dan utama dalam karya seni rupa adalah…

  1. Bentuk, warna, kreativitas
  2. Bentuk, aroma, dan keindahan
  3. Bentuk, nada, suara
  4. Bentuk , gerak, dan kelembutan

 

 

 

 

 

 

 

45. Prinsip- prinsip estetik dalam seni rupa adalah di bawah ini, kecuali…

  1. Kesatuan/unity
  2. Harmony/keselarasan
  3. Keseimbangan/balance
  4. Keindahan/artistic

46. Seni rupa yang diciptakan dengan mengutamakan keindahan …

a.             Seni rupa murni

b.            Seni rupa terapan

c.             Seni rupa design

d.            Seni rupa kriya

47. Aliran naturalisme dalam seni rupa murni adalah …

a.             Sesuai dengan kesan saat obyek tersebut di lukis

b.            Sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa

c.             Sesuai dengan kenyataan hidup

d.            Sesuai dengan keadaan alam

48. Menurut kegunaannya karya seni rupa dibedakan menjadi 2, yaitu seni rupa murni dan…

a.             Seni rupa bebas

b.            Seni rupa murni

c.             Seni rupa kubistis

d.            Seni rupa terapan

 

49. . Unsur fisik seni rupa yaitu…

a. Garis, warna, gerak, dan bunyi

b. Garis, bidang, tekstur, dan warna

c. lukis, warna, relif, dan anyam

d. tempo, irama, dinamik, dan gerak

 

50. Garis yang di hasilkan dari goresan atau coretan langsung di sebut…

a. Garis maya                                       c. Garis nyata

b. Garis kontur                                                d. Garis penghubung

51. Unsur seni yang terbentuk dari gabungan beberapa jenis garis yang bersatu pada ujung pangkalnya di sebut dengan…

a. Garis                                                            c. Bidang

b. Tekstur                                            d. Warna

52. Gaya lukisan yang memanfaatkan bentuk bidang adalah…

a. Kubisme                                          c. Realisme

b. Pointilisme                                       d. Romantisme

53. Bentuk dasar permukaan suatu benda, di sebut juga…

a. Bidang                                             c. Relief

b. Tekstur                                            d. Sudut

54. Berikut ini merupakan jenis – jenis tekstur yaitu..

a. Tekstur asli                                      c. Tekstur garis

b. Tekstur kotak                                              d. Tekstur lembut

55. . Kesan yang ditimbulkan oleh pantulan cahaya menimpa permukaan benda disebut…

a. Benda                                              c. Warna

b. Garis                                                            d. Kontur

56. Berikut ini merupakan prinsip utama dalam komposisi, kecuali

a. Keseimbangan                                 c. Ketidakselarasan

b. Kesatuan                                         d. Irama

57. Contoh warna sekunder yaitu…

a. Merah                                              c. Ungu

b. Kuning                                            d. Biru

58. . Kata estetika berasal dari bahasa Yunani, yaitu…

a. Asteitich                                          c. Esthetic

b. Aestheticos                                      d. Istetich

59. Estetika berasal dari bahasa Yunani, yang artinya…

a. Sesuatu yang dapat diserap indera

b. Sesuatu yang enak dilihat

c. Benda yang cantik

d. Karya seni

60. Menurut Aristoteles, seni adalah kegiatan meniru alam yang di sebut dengan istilah…

a. Memesis                                           c. Plagiat

b. Copy                                                d. Poiesis

61. Kata estetika diperkenalkan di Inggris pertama kalinya pada tahun…

a. 1908                                                 c. 1887

b. 1930                                                            d. 1830

62. Estetika empiris atau estetika keilmuan di golongkan menjadi dua, yaitu…

a. Karya seni dan kritik seni                c. Kegiatan manusia dan seni

b. Estetika dan teori seni                     d. Karya seni dan Kegiatan seni

 

63. Estetika spekulatif digolongkan menjadi dua cabang, yaitu…

a. Estetika filosofis dan karya seni

b. Karya seni dan kegiatan seni

c. Kritik seni dan seni

d. Estetika filosofis dan karya seni

64. Karya seni instalasi termasuk karya seni…

a. Klasik                                                          c. Kontemporer

b. Tradisi                                             d. Moderen

 

65. Setiap etnis di nusantara memiliki seni rupa tradisi di bawah ini,kecuali

a. Instalasi                                           c. Gerabah

b. Lukisan                                            d. Ragam hias

66. Memahami karya seni rupa kontemporer relative lebih…

a. Mudah                                             c. Membingungkan

b. Sulit                                                 d. Menyenagkan

 

67. Di bawah ini merupaka karya seni rupa nusantara kecuali…

a. Instalasi                                           c. Anyam

b. Wayang kulit                                   d. Ragam hias

 

 

68. Seni rupa moderen sifatnya lebih…

a. Mudah di pahami                            c. Variatif

b. Individualis                                     d. Berkembang

69. Di bawah ini merupakan ciri – ciri seni rupa tradisi, kecuali…

a. Statis                                                c. Mengikuti pakem

b. Polaris                                              d. Tidak berubah

70. Fungsi utama karya seni rupa moderen seperti di bawah ini, kecuali

a. Media ekspresi                                 c. Hiasan

b. Media kritik sosial                           d. Media promosi

71.  Pemahaman, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni disebut…

a. Apresiasi seni                                   c. Kritik seni

b. Sejarah seni                                     d. Pengetahuan seni

72. Di Bali, ukiran sangat berperan penting, selain digunakan sebagai hiasan ukiran juga digunakan dalam ritual, ritual yang dimaksud adalah…

a. Permohonan                                                 c. Ngaben

b. Sesajen                                            d. Upacara tradisional

73. Patung berbahan dasar kayu biasanya diproduksi sebagai…

a. Monumen                                        c. Komoditas

b. Benda pakai                                                d. Persembahan

74. Patung suku Asmat lebih banyak menggunakan bahan…

a. Kayu                                                            c. Tanah liat

b. Batu                                                             d. Semen

75. . Seni lukis tradisional Papua biasanya menggunakan media berupa…

a. Kulit kerang                                     c. Kulit hewan

b. Kulit kayu                                       d. Batu

76. . Jenis ukiran di samping adalah ukiran dari suku…

a. Batak                                               c. Melayu

b. Jawa                                                d. Minagkabau

77. Desain ukiran patung di samping berasal dari daerah…

a. Jawa barat                                        c. Jogjakrata

b. Bali                                                  d. Papua

78.  Lukisan di samping berasal dari suku…

a. Batak                                               c. Minangkabau

b. Padang                                            d. Bali

79. . Seni patung pada umumnya digunakan untuk…

a. Pemujaan terhadap roh nenek moyang

b. Pengangkatan kepala suku

c. Proses pernikahan

d. Pemanggilan mahluk halus

 

80. Wayang kulit yang sangat berkembang yaitu di daerah…

a. Sumatera                                          c. Jawa

b. Kalimantan                                      d. Papua

81. Slamet Gondono dalam perannya sebagai dalang, dia memainkan wayang…

a. Suket                                               c. Golek

b. Kulit                                                d. Orang

82. Tokoh aliran lukisan ekspresionisme nusantara adalah …

a.       Afandi

b.      Raden Saleh

c.       Ahmad Sadali

d.      Zaini

 

83. Patung “Kuda Berlari” yang terdapat di pintu gerbang kompleks perumahan Citra Garden-Padang Bulan Medan adalah seni rupa……

  1. Setengah dimensi.
  2. Satu dimensi
  3.    Dua dimensi
  4. Tiga dimensi

 

84. Jika dilihat dari sudut pandang seni rupa, maka lukisan
“Bunga Matahari” karya Vincent van Gogh (Belanda)
termasuk karya …….

a. Seni murni. c. Seni kriya.
b. Seni rupa. d. Seni music

 

85. Tokoh terbesar gerakan surealisme adalah…..

  1. Theodor Gericault
  2. Claude Monet
  3. c.    Salvador Dali
    1. Andy Warhol

 

86. Disamping ini adalahkarya seni lukis  pada

masa klasik karya seniman……

  1. VincenVan Gogh
  2. Basuki Abdoellah
  3. Salvador Dali
  4. Leonardo Da Vinci

 

87. Apresiasi terhadap karya seni rupa tradisi dapat di tumbuhkan dengan cara…

a. Memakainya                                                   c. Lelang

b. Kunjungan ke museum                                  d. Membeli

88. Tembikar tertua terdapat di daerah…

a. Sumba                                              c. Jogjakarta

b. Kalimantan                                      d. Jawa tengah

89. Pada dasarnya seni ukir bertujuan untuk…

a. Penghormatan                                  c. Sesajen

b. Ritual                                               d. Dijual

90. Ragam hias segi tiga dalam budaya jawa dikenal dengan sebutan…

a. Sarastika                                          c. Tumpel

b. Meander                                          d. Ukel

91. Ciri khas bentuk rumah minagkabau yaitu atapnya…

a. Lonjong                                           c. Mendatar

b. Meruncing                                       d. Rata

92. Tempat di Bali yang menjadi pusat seni lukis adalah…

a. Kintamani                                        c. Kuta

b. Ubud                                                           d. Denpasar

93. Bangunan candi Gedung Suro, candi Talang Tuo, candi Telaga Batu dan candi Kedukan Bukit merupakan bangunan peninggalan agama…..

  1. Hindu                    c.   Islam
  2. Budha                   d.  Yahudi

94. Kesenian adalah simbol yang menjadi “ruang” tumpangan tempat bersemayamnya pengetahuan, keyakinan, atau nilai-nilai yang bernuansa keindahan sehingga terjelma satu konfigurasi budaya. Merupakan pendapat dari…

a. Koentjara ningrat                             c. Basuki Abdullah

b. Melalota                                          d. Aristoteles

95. . Masyarakat indonesia yang berada di daerah timur pada umumnya memiliki karya seni yang bersifat…

a. Mistis                                               c. Agamais

b. Menjual                                           d. Individu

 

 

 

 

 

SOAL  ESSAY TEST

96. Jelaskan secara singkat bagaimana munculnya seni rupa di zaman prasejarah!

97. Jelaskan secara singkat fungsi prasasti!

98. Jelaskan seni arsitektur tradisional dari segi fungsinya!

99. Sebutkan beberapa contoh bahan yang sering digunakan membuat karya seni 2 dimensi!

100. Sebutkan bahan anyaman berdasarkan bentuk dasarnya,! Jelaskan secara singkat tentang pengadaannya, serta berikan contohnya!

101. Jika kita berniat mengganti bahan anyaman hal apa yang kita perlu perhatikan, jelaskan secara singkat !

102. Sebutkan beberapa teknik membuat karya dalam seni grafis !

103. Jelaskan secara sederhana kehidupan manusia pada masa tinggal di gua-gua, bagai mana cara mereka bertahan , alat apa yang di ciptakan !

104.jelaskan secara sederhana  kehidupan pada masa perundagian, alat alat apa sajakah yang ciptakan pada masa tersebut!

105. Jelaskan secara singkat sejarah munculnya istilah estetika!

106.  Jelaskan defenisi Estetika menurut Lovis Katt Soff !

107.  Sebutkan asas-asas estetik menurut Dewitt H. Parker!

108. Sebutkan dan jelaskan secara ringkas ciri-ciri estetis menurut Manroe Beardsley!

109. Sebutkan beberapa ragam hias dari daerah Toraja dan jelaskan secara singkat !

110. Sebutkan dan jelaskan patung-patung  dari daerah Maluku berdasarkan berdasarkan bentuk dan fungsinya!

111. Jelaskan tentang istilah komposisi dan sebutkan unsure-unsur seni rupa!

112.  jelaskan secara singkat pengertian pameran!

113. Jelaskan pembentukan panitia pameran,dan sebutkan tugas-tugas intinya!

114. Hal apa sajakah yang dilakukan untuk menjamin keindahan ruangan pameran?

115. Jelaskan secara singkat tentang pelaksanaan pembukaan pameran!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KUNCI  JAWABAN

PILIHAN BERGANDA

1. C                21.A                  41. C                  61.D                81. A                

2. C                22.C                  42. B                  62A                 82. A                

3. A                23.C                  43. B                  63.C                83. D                

4. B                24.D                  44. A                  64.A                84. A                

5. A                25.B                  45. D                  65.D                85.  C               

6. B                26.A                  46. A                  66.A                86. D                

7. A                27.B                  47. D                  67.D                87. B                

8. C                28.D                  48. D                  68.C                88. A                

9. C                29.B                  49. B                  69.D                89.B                 

10. A              30.A                  50. C                  70.A                90. A                

11. D              31.A                  51. C                  71.A                91. B                       

12. A              32.C                  52. A                  72.C                92. B                       

13. A              33.B                  53. B                  73.C                93. A                

14. A              34.D                  54. A                  74.A                94. B                       

15. B              35.B                  55. D                  75.B                95. A                                   

16. B              36.C                  56. C                  76.A                                                

17. C              37.B                  57. C                  77.B                                         

18. A              38.D                  58. B                  78.C                        

19. C              39.D                  59. A                  79.A                        

20.B               40.A                  60. A                  80.C                        

                            

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAWABAN  ESSAY TEST

  1. Dimulainya  manusia  prasejarah tinggal di gua-gua, dengan maksud menghias gua yang ditempati, mereka mengores-goreskan batu kedinding gua, seolah-olah melukis hewan yang  pernah mereka jumpai, atau kejadian yang mereka alami, dan  pola hidup itulah yang kemudian memunculkan kebiasaan-kebiasaan  atau tradisi di tempat mereka berada.

 

  1. Fungsi prasasti biasanya biasanya digunakan sebagai pengabdian atas sebuah peristiwa yang sangat penting, misalnya penobatan raja,penaklukan suatu wilayah, dan pertukaran utusan untuk sebuah kepentingan tertentu.

 

  1. Dilihat dari segi fungsinya, seni arsitektur seitdaknya dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni bangunan sacral dan bangunan profan. Khusus mengenai bangunan sacral, tempat pemujaan atau tempat ibadah, meskipun secara lahiriah mengamil bentuk dari India, inti pemujaan nenek moyang masih memegang peranan penting. Sementara itu, bangunan profane antara lain berupa istana, rumah-rumah tinggal, saluran air, dan sebagainya.

 

  1. Bahan yang sering digunakan membuat karya 2 dimensi,

 

  • Cat minyak
  • Cat air,
  • Pen drawing
  • Pensil
  • Pastel
  • Minyak cat
  • Air
  • Dll

 

  1. Berdasarkan bentuk dasarnya, bahan anyaman dapat digolongkan menjadi 2 kelompok, yaitu bahan yang berbentuk dasar bilah atau silindris dan bahan yang berbentuk bahan serabut.

Bahan yang berbentuk dasar bilah dalam proses pengadaannya menjalani proses pemipohan dengan jalan pembelahan atau pengepresan (pemukulan),contohnya: bilah bambu, bilah rotan, bilah pandan, bilah pandan air, (mendhong), dan berbagai jenis bahan yang berbentuk pipih atau silindris. Sedangkan pengadaan yang berbentuk dasar serabut, sebelum dijalin harus menjalani proses pemintalan atau sejenisnya terdahulu. Bahan yang masih berupa serabut harus dipintal atau dipilin, agar menjadi untaian tali yang panjang dan kuat sebelum dianyam, dijalin, atau dirajut.conohnya: serat kayu,sabut kelapa, ijuk, serat kapas.

 

  1. Meskipun kita boleh dan bias menggunakan bahan yang ada di sekitar kita. Kita perlu mengenal sifat-sifat bahan yang akan kita ganti. Maksudnya agar pilihan kita dapat mendekati bahan aslinya. Kedekatan sifat, terutama dalam tingkat kelenturan, sangat perlu diperhatikan. Kedekatan sifat ( kelenturan) akan menentukan kekuatan dan bentuk anyaman yang akan kita hasilkan.

 

  1. Beberapa teknik dalam Seni Grafis:

 

  • Cukil kayu ( woodcut)
  • Wood Engraving
  • Dry point
  • Elsa
  • Aquatint
  • Mezzotint
  • Metal engraving
  • Lithography
  • Cetak saring

 

  1. Dengan hidup di gua-gua, kehidupan mereka menonjol sekali dengan adanya penguburan dan adanya lujisan-lukisan sebagai bukti berkembangnya corak kepercayaan pada masa kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan. Kehidupan mereka mulai membuat alat-alat bermanfaat lebih daripada sebelumnya dan mencoba lepas dari ketergantungan pada alam dengan cara menguasai alam. Umbi- umbian yang yang awalnya harus dicari sekarang mulai ditanam sendiri. Mereka menciba membuka lahan perladangan secara sederhana.

 

  1. Kehidupan bercocok tanam itu memuncak setelah ditemukannya bijih logam. Peranian, peternakan, dan  pembuatan alat-alat juga mengalami kemajuan. Alat- alat tidak lagi dibuat dari batu,tulang, tetapi juga dari logam. Logam akhirnya lebih memegang peranan penting, bahkan menggeser batu dan tulang karena logam lebih muda dibentuk. Masa ini lebih dikenal dengan masa perundagian, puncak dari hasil budaya prasejarah.

 

  1. Istilah estetika baru muncul tahun 1750 oleh seorang filsuf minor bernama A.G. Baumgarten(1714- 1762). Istilah itu dipungut dari bahasa Yunani kuno, aisthetheton, yang berarti “kemampuan melihat lewat penginderaan. Baumgarten menamakan seni itu sebagai termasuk pengetahuan sensoris, yang dibedakan dengan logika yang dinamakannya pengetahuan intelektual.

 

  1. Defenisi estetika menurut  Lovis Katt soff: adalah cabang filsafat yang bertalian dengan batasan, rakitan dan peranan dari keindahan, khususnya dalam seni.

 

  1. Asas-asas estetik menurut Dewitt H.Parker :

 

  1. Asas  kesatuan  utuh
  2. Asas  tema
  3. Asas  variasi
  4. Asas  perkembangan
  5. Asas tata senjang

 

  1. Ciri-ciri estetis menurut Manrow Beardsley:

 

  1. Ciri kesatuan

Memiliki dasar pandangan bahwa suatu benda estetis tentu tersusun secara baik atau sempurna bentuknya.

  1. Ciri kerumitan

Didasarkan pada pandangan bahwa suatu benda estetis atau karya seni yang bersangkutan tidaklah sebegitu sederhana (naïf), melainkan kaya akan isi maupun unsur-unsur yang saling berlainan kaya akan isi maupu n unsur yang saling berlawanan aaupun mengandung perbedaan-perbedaan yang halus. Dengan kan lain, suatu karya memilki tigkat kerumitan tertentu.

  1. Cirri Kesungguhan

Cirri kesungguhan bertolak pada pandangan bahwa suatu benda esetis yang baik harus mempunyai suatu kualitas tertentu yang menjol.dan bukan sekedar sesuatu yang kosong. Tidak merjadi soal kualitas apa yang dikandungnya, misalnya suasana suram atau gembira sifat lembut atau kasar, asalkan merupakan sesuatu yang intensif atau sungguh-sungguh (totalitas)

 

  1. Ragam hias Kabong-ngo  dari oraja bersifat simbolis. Ragam hias ini menjadi symbol satus social pemiliknya, Kabong-ngomerupakan hiasan dari tanduk, semakin banyak tanduk yang dimiliki derajat atau staus social pemiliknya.
    1. Pa’Katik: Ragam hias ini menyerupai bentuk paruh ayam jantan sebagai  lambing kepahlawanan atau kebesaran kaum bangsawan.
    2. Pollo Goyang: Ragam hias ini berbentuk keris emas yang menyaakan kekayaan dan kesejahteraan sang arwah dan member uah kepada yang masih hidup.
    3. Pa’ bunga: Ragam hias ini berbentuk ukiran yang melambangkan peningnya pengeahuan bagi manusia.

 

110. Berdasarkan bentuk dan fungsinya patung-patung daerah Maluku dikelompokkan menjadi:

  • Patung moyang

Patung ini diletkkan di atas tiang perahu. Patung ini sangat dihargai.

  • Patung keluarga

Setiap anggota yang sudah meninggal dibuatkan patung dan dileakkan diatas dulang yang kemudan disimpan di atas loteng

  • Patung penjaga patuanan

Patung ini diletakkan pada batas daerah usaha(pekarangan aau kebun)dengan maksud)agar hasil yang diperoleh dilindungi dari segala gangguan.

 

111. Pada dasrnya komposisi adalah istilah untuk menyatakan perpaduan unsur-unsur pada karya seni. Demikian pula dalam seni rupa komposisi Nampak  pada pengaturan unsure karyanya.sruktur visual seni rupa meliputi:

a)      Kesebandingan (Proporsi)

b)      Keseimbangan (Balance)

c)      Keselarasan

d)     Irama

e)      Kontras

f)       Pusat perhatian ( Centre Point)

g)      Kesatuan

 

112. Pameran adalah Merupakan suatu peristiwa penting dalam perkembangan seni rupa dan pembinaan masyarakat secara umum, melalui memperlihatkan karya seni yang dibuat selaras dengan pengalaman emosional mental.

 

113.Pembentukan Panitia Pameran

Dalam kepanitiaan pameran, selain ada tim yang bertugas  mempersiapkan penyelenggaraan pameran, diperlukan juga  tim khusus yang menangani karya-karya seni yang hendak ditampilkan dalam pameran, waku dan tempat pameran, alokasi dan sumber-sumber dana, undangan,serta penyediaan sarana-sarana yang lain demi terselenggaranya pameran. Tugas utama dari tim adalah:

 

  • Menyeleksi karya yang akan dipamerkan
  • Menentukan penjaga pameran
  • Menata ruang pameran
  • Mempersiapkan bahan untuk publikasi dan dokumentasi.

 

114.Hal yang dilakukan untuk menjamin Keindahan Ruangan Pameran

  • Jika kegunaan dan susunan tidak mengikat, sebaliknya penyusunan karya agar susunan tidak membosankan
  • Karya perlu dikelompokkan jika tidak terikat oleh unit-unit yang telah ditentukan. Misalnya bahan kain satu kelompok, dan sebagainya
  • Letakkan karya-karya sedemikian rupa agar tidak terlalu berdekatan dan memberi sudut pandang yang lebih luas untuk karya-karya tiga dimensi
  • Jika diperlukan, teks penyerta karya ditulis dengan jelas dan singkat, serta diletakkan di tempat yang mudah dilihat pengunjung
  • Untuk lebih memperindah ruang pameran, dapat juga diletakkan tumbuh-tumbuhan hias pada tempat tertentu.

 

115.Pelaksanaan pameran sebaiknya diadakan secara resmi dengan acara pembukaan yang khusus pula. Untuk membuka pameran ini diberikan kesempatan kepada tamu undangan khusus yang diberikan kesempatan kepada tamu undangan khusus yang sudah ditetapkan.akhir acara pembukaan adalah pembukaan pameran yang bisa dilaksanakan dengan berbagai cara, misalnya, acara pengguntingan  pita dan sebagainya.

 

 

 

 NB: mau meng-copy , edit sendiri ya bro and sista !!!

 

thank you